Sini Kuajarkan Caranya Pulang

My Little Cave
1 min readNov 10, 2023

--

Sini, kuajarkan caranya pulang.

Photo by Beto Galetto on Unsplash

Caranya tertawa selega itu. Caranya bernafas sedalam itu. Caranya menangis semenjadi itu.

Sini, kuajarkan caranya pulang. Cara sedikit saja menjadi egois dan tak selalu sengaja mengalah. Cara tak sepakat dan tak selalu terlibat. Cara mengasihi secukupnya dan tak selalu iya-iya saja.

Sini, kuajarkan caranya pulang. Cara berbangga menunjukkan berkat yang Tuhan titipkan buatmu. Cara tak menciut dan berpura-pura kecil, merendahkan kemampuanmu.

Sini, kuajarkan caranya pulang. Cara mengenali apa yang kamu butuhkan.

Mungkin kamu sedang butuh didengarkan. Mungkin kamu sedang kelelahan. Mungkin kamu sedang kelaparan. Mungkin kamu sedang ketakutan. Mungkin kamu takut ditinggalkan.

Mungkin kamu butuh berganti teman. Mungkin kamu butuh berganti lingkungan. Mungkin kamu butuh bergantung dan bersedia menerima bantuan.

Sini, kuajarkan caranya pulang. Pulang yang sebaik-baiknya mempersiapkanku kelak berpulang.

Aku bercita-cita pulang dengan tentram dan menentramkan. Aku ingin orang-orang yang kutinggalkan tak perlu khawatir akan perjalananku selanjutnya. Aku ingin berpulang dengan lapang. Suatu hari. Tidak sekarang. Tapi suatu hari.

Suatu hari, ketika pergi, aku ingin mereka yang turut melepaskan dapat menikmati dan mengkhidmati perasaan:

“Ia telah hidup dengan sebaik-baiknya. Ia hidup bersedih dan berbahagia. Ia hidup terseok dan bangkit. Ia hidup rapuh dan tangguh. Ia telah hidup dengan sebaik-baiknya, dan kini pergi dengan sebaik-baiknya”.

--

--